Rabu, 30 Januari 2013

10 Penyebab Kegagalan Satu Proyek (Pengantar)



Di akhir pekan ini kami ingin berbagi pengalaman. Judul di atas terbetik manakala kami me-review beberapa proyek Alarm maupun CCTV yang kami pernah terlibat di dalamnya, baik sebagai Teknisi, System Design, Subkon, Technical Support dan lainnya. Pepatah yang mengatakan pengalaman adalah guru terbaik memang baru dirasakan saat ini, yaitu manakala kita sudah berada di satu titik yang tidak mungkin untuk kembali lagi.

Ternyata tidak setiap proyek dapat berjalan dan berakhir dengan mulus, bahkan beberapa diantaranya boleh dibilang gagal. Ada yang sebagian, ada juga yang gagal total. Sementara yang lainnya tidak ada kelanjutannya samasekali alias terkatung-katung. Kalaupun berlanjut, itupun hanya sebatas pada formalitas belaka, karena sebenarnya sistem tidak berjalan seperti yang diharapkan, sedangkan perbaikanpun sudah tidak bisa dilakukan. 

Kami mencoba menelusuri mengapa hal ini sampai terjadi, bagaimana menghadapinya dan apa antisipasinya. Akhirnya kami menemukan setidaknya ada 10 (sepuluh) faktor penyebab kegagalan satu proyek, yaitu:


1. Vendor kurang menyerap secara menyeluruh apa yang diinginkan oleh user
2. Desain sistem yang kurang mantap
3. Tidak ada Critical Design Review
4. Tidak adanya kesempatan untuk presentasi sistem maupun demo produk
5. Terlalu memaksakan spesifikasi suatu produk
6. Time Schedule instalasi yang terlalu dipaksakan
7. Minimnya rapat koordinasi
8. Minimnya penguasaan teknik instalasi yang benar
9. Minimnya peralatan penunjang yang memadai
10.Lemahnya pengawasan dan pencatatan progres pekerjaan


Sepuluh penyebab kegagalan ini sifatnya kolektif, yaitu faktor penyebabnya ada di semua lini, mulai dari jajaran staf sampai ke bawah (teknisi lapangan) kendati intensitasnya berbeda-beda pada setiap perusahaan. Berbekal evaluasi terhadap sejumlah proyek yang berhasil (dengan sukses), maka insya Allah pada posting selanjutnya kami ingin memaparkannya untuk anda.